Sabtu, 04 September 2010

India Bangun Teleskop Matahari Terbesar

Luar biasa kemajuan India dalam hal astronomi. Negara ini  makin dekat mewujudkan impian untuk membangun teleskop Matahari terbesar di dunia.

Ladakh, di kaki Himalaya dipilih sebagai lokasi. Teleskop ini nantinya ditujukan untuk mempelajari struktur mikroskopik Matahari.  Proyek teleskop atau The National Large Solar Telescope (NLST) diperkirakan menghabiskan dana sekitar US$31 juta.

"Teleskop matahari akan membantu mempelajari struktur mikroskopik Matahari dan melakukan pengamatan khusus soal hal-hal yang spekulatif tentang alam," kata direktur Indian Institute of Astrophysics (IIA), Siraj Hasan, seperti dimuat Space Daily, Jumat 3 September 2010.

Teleskop ini memang khusus digunakan untuk mempelajari Sang Surya. Teleskop jenis ini dilengkapi sistem optik cermin datar untuk melacak sinar Matahari dan mengarahkannya ke teleskop. Matahari adalah bintang yang menjadi pusat tata surya. Tiga perempat dari massa matahari terdiri dari hidrogen dan sisanya helium. Kurang dari dua persennya terdiri dari unsur-unsur yang lebih berat, termasuk oksigen, karbon, neon dan besi.

Proyek unik ini melibatkan beberapa organisasi ilmiah seperti Indian Space Research Organization (ISRO), Aryabhatta Research Institute of Observational-Sciences, Tata Institute of Fundamental Research dan Inter-University Centre. 

"Pertemuan diskusi pra-teknis akan diselenggarakan pada bulan Oktober," kata Hasan.

Meskipun teleskop dengan optik berdiameter 10 meter di Mauna Kea, Hawaii adalah yang terbesar, teleskop India akan menjadi terbesar di antara teleskop khusus Matahari.

Saat ini, teleskop Matahari terbesar di dunia adalah Teleskop McMath-Pierce Solar, dengan diameter 1,6 meter di Observatorium Nasional Kitt Peak di Arizona di Amerika Serikat.

"Semakin besar diameter dan makin besar permukaan yang tersedia untuk menyerap sinar matahari, makin banyak sinar Matahari yang dikumpulkan tiap detiknya. Ini memungkinkan peneliti untuk mengumpulkan data dengan lebih jelas dan mendapatkan hasil yang akurat," kata Hasan.

Teleskop matahari bisa mempelajari partikel yang tersebar dalam jarak  50 km dari matahari.

Agar optimal, teleskop memerlukan lokasi dengan waktu terang Matahari yang panjang, juga lokasi memiliki tingkat visibilitas yang jelas.

Sumber: www.vivanews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar